• Culinary
  • Culture
  • Festival
  • Heritage
  • Human Interest
  • Follow us on Twitter

Jakarta Corners

Exploring Jakarta

  • Home
  • Author
    • Salman
    • Evi Indrawanto
    • Katerina
    • Dewi Rieka
    • Shintaries
  • About
  • Contact Page
You are here: Home / Human Interest / Pasar Lama Kota Tangerang : Menyatunya Etnis Tionghoa Peranakan dan Warga Tangerang

Pasar Lama Kota Tangerang : Menyatunya Etnis Tionghoa Peranakan dan Warga Tangerang

October 11, 2025 by Shintaries Nijerinda 4 Comments

Kata-kata Tionghoa Benteng begitu dikenal sebagai Tionghoa peranakan yang tinggal di wilayah Kota Tangerang. Turun temurun masyarakat Tionghoa yang tinggal di Tangerang, telah menjadikan mereka sebagai bagian dari masyarakat Tangerang itu sendiri. Memiliki ciri fisik yang berbeda yaitu kulit yang sedikit hitam dibandingkan keturunan Tionghoa lainnya, Tionghoa Benteng menjadi begitu mudah dikenali.

Sudah ratusan tahun semenjak armada prajuritnya Laksamana Cheng Ho mendarat di Tangerang dan menjadikan Tangerang sebagai tempat tinggal melalui jalan sungai Cisadane. Sehingga sangat wajar apabila peranakan sudah bercampur dengan warga pribumi. Tidak heran, kulit mereka tidak seputih keturunan lainnya dan memiliki mata sipit yang menjadi ciri khusus.

Salah satu tempat yang masih menjadi aktivitas para peranakan ini adalah di Pasar Lama Kota Tangerang. Hanya berjarak kurang lebih seratus meter dari Stasiun Tangerang, kita dapat menjumpai warga yang berbaur dan berinteraksi satu sama lain. Mulai dari pasar yang menjual barang khas Tionghoa seperti makanan, barang khusus, sampai tempat beribadah di Vihara yang letaknya menjadi satu di sebelah pasar.

Tionghoa Benteng

Awal mula disebut menjadi Tionghoa Benteng adalah karena sebelumnya, Tangerang adalah kota yang dikelilingi oleh benteng besar. Benteng juga menjadi nama lama dari Tangerang. Pada abad ke-15, orang-orang Tionghoa datang ke Tangerang melalui Sungai Cisadane. Kemudian mereka bermukim dan melakukan kegiatan seperti bertani, berdagang, buruh, dan pekerja.

Setelah lama bermukim, banyak dari mereka yang menikah dengan orang pribumi seperti dari Suku Sunda dan Betawi. Sehingga tidak heran, Tionghoa peranakan saat ini memiliki budaya yang berpadu antara Tionghoa, Sunda, Betawi. Mulai dari kesenian, adat istiadat, sampai pakaian. Dan salah satu tempat yang menarik untuk mengamati bagaimana sudah menyatunya Tionghoa benteng peranakan dengan masyarakat setempat adalah di Pasar Lama Kota Tangerang.

Pasar Lama Kota Tangerang, dari Kuliner sampai Ibadah

Sebagai salah satu tempat aktivitas, pasar tentunya menjadi sendi-sendi ekonomi masyarakat yang penting. Begitu juga dengan pasar tradisional ini. Yang menjadikannya unik adalah bagaimana pasar tradisional di Pasar Lama menjadi tempat berkumpulnya Tionghoa Benteng dan masyarakat sekitar. Mereka bercengkrama, berinteraksi satu sama lain, menjadi satu bagian masyarakat yang tidak lagi membedak-bedakan satu sama lain.

Berbagai bahan makanan tersedia di sini. Ikan segar yang diambil langsung dari laut, sayuran dan buah segar, alat-alat dapur tradisional, sampai makanan khas untuk sembayang di Vihara. Semua dapat ditemukan di sini. Selain itu juga ada jajan pasar yang bisa disantap di tempat seperti es liang teh, es cendol, dan berbagai jajan pasar yang populer. Tidak ketinggalan, jika jeli maka akan menemukan Museum Benteng yang letaknya tepat di dalam pasar. Dan sempatkan berkunjung ke Vihara Boen Tek Bio untuk ber-photo dengan peninggalan Tionghoa masa lalu.

Direction :

Commuterline ke Stasiun Tangerang. Jalan sekitar 10 menit menuju Pasar Lama. Saran kunjungan adalah pagi hari sekitar pukul 09.00 WIB.

Follow Twitter/Instagram : @JakartaCorners

Share this:

  • Email
  • Facebook
  • Google
  • Twitter
  • Print

Related

Filed Under: Human Interest

« Hotel Grand Zuri BSD City Instagram Competition
SMESCO Netizen Vaganza Sumpah Pemuda 2015 »

About Shintaries Nijerinda

Mainstream Traveller

Facebook | Twitter | Blog

Comments

  1. Dewi Rieka says

    October 12, 2025 at 8:50 am

    cakep bangettt ya pasarnya mba…unik….

    Reply
  2. indah nuria savitri says

    October 14, 2025 at 5:36 pm

    salah satu tempat favorit uang aku jelajahi ke manapun kaki melangkah adalah pasar ;). So many things to see .. Dan banyak obyek foto yang seru jugaa.. Udah lama ngg ke Benteng.. Kangen Jakartaaa ;)..

    Reply
  3. kornelius ginting says

    October 28, 2025 at 3:14 pm

    sudah sering denger cerita tentang Tionghoa benteng… baru jelas ngerti setelah baca tulisan diatas…:)

    Reply

Trackbacks

  1. Menelusuri budaya Tionghoa di Tangerang | TrendingAsia says:
    February 5, 2026 at 6:05 pm

    […] Tionghoa yang bermukim di Tangerang, dijuluki dengan Cina Benteng. Asal mulanya karena Tangerang adalah kota yang dikelilingi oleh benteng […]

    Reply

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Contributors

  • Salman Faris
  • Donna Imelda
  • Evi Indrawanto
  • Katerina
  • Dewi Rieka
  • Shintaries Nijerinda

Latest Corner

  • Telisik Imlek Blog Competition
  • Tour Bersama Hotel Grand Zuri BSD dan Blogger
  • Jakarta Sight Seeing with Kiddos
  • Masjid 1000 Pintu Tangerang
  • Launching Jakarta Corners Bersama Hotel Grand Zuri BSD

Ads

Categories

Archive

Latest Comments

  • okti on Telisik Imlek Blog Competition
  • Djangkaru Bumi on Tour Bersama Hotel Grand Zuri BSD dan Blogger
  • Menelusuri budaya Tionghoa di Tangerang | TrendingAsia on Pasar Lama Kota Tangerang : Menyatunya Etnis Tionghoa Peranakan dan Warga Tangerang
  • Blog Hijab Dan Tips Fashion Muslimah on Belanja Produk Etnis Indonesia
  • Fashion Muslim Wanita Terbaru on Jakarta Fashion On The Street At EPICdays 2015

Sponsored by

BPMagz BPMagz BPMagz

Subscribe to Blog via Email

Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

Contact

Jakarta - Indonesia
mail : [email protected]

Facebook Page

Facebook Page

Follow Us

Follow @JakartaCorners

Follow Instagram @JakartaCorners

Copyright © 2016 Jakarta Corners · Built on the Genesis
loading Cancel
Post was not sent - check your email addresses!
Email check failed, please try again
Sorry, your blog cannot share posts by email.